Hit Caunter

Website counter

Jumat, 27 Januari 2012

Pejalanan Karir Seventeen

Seventeen dibentuk di Yogyakarta oleh sekumpulan anak-anak SMU, yaitu Yudhi Rus Harjanto (Yudhi), Herman Sikumbang (Herman), dan Windu Andi Darmawan (Andi). Kemudian mereka juga mengajak Bani, sepupu Yudhi untuk bergabung. Mereka meresmikan Seventeen menjadi sebuah band pada tanggal  17 Januari 1999, jam 17.00, saat semua personelnya berumur 17 tahun.

Pada awal terbentuknya, mereka sempat kesulitan mencari vokalis. Mereka sempat tiga kali ganti vokalis sebelum Doni Johan Rudi Saputro (Doni) bergabung. Sebelumnya Doni adalah bassis dari Es Nanas, salah satu band punk Jogja. Doni sebenarnya juga bukanlah orang asing bagi Seventeen, pasalnya dia adalah sepupu dari Andi.

Dengan skuad Doni (vokalis), Herman (gitar), Andi (drum), Yudhi (gitar), Bani (bass), akhirnya pada tahun 2003 Seventeen merilis album perdananya di bawah bendera Universal Musik Indonesia. Album yang diberi judul Bintang Terpilih ini berisi 12 lagu dengan singel andalan Cobalah. Album ini lumayan sukses di pasaran dan terjual lebih dari 75 ribu keping. Beberapa lagunya juga diangkat sebagai soundtrack sinetron.

Sayangnya Universal selaku label musik mereka menutup divisi musik lokalnya, sehingga nasib Seventeen terkatung-katung hingga 2 tahun. Beruntung pada tahun 2005 Universal kembali membuka divisi musik lokal dan Seventeen bisa merilis album keduanya, Sweet Seventeen.

Masalah baru menghinggapi Seventeen ketika sang vokalis, Doni, memutuskan mundur. Band ini sempat kelimpungan mencari penggantinya hingga mereka bertemu Ifan, cowok asal Pontianak. Karakter vokalnya berbeda dengan Doni. Kalau Doni berkarakter rock dengan aksentuasi serak yang khas, Ifan lebih ngepop dengan ornamen melayu.

Pada tahun 2008, Seventeen dengan Ifan sebagai vokalisnya kembali ke dunia musik Indonesia dengan album bertajuk Lelaki Hebat. Album yang mengangkat singel Selalu Mengalah, Untuk Mencintaimu, Lelaki Hebat dan Jalan Terbaik ini ternyata sukses dan kembali melambungkan nama band Jogjakarta ini.

0 komentar:

Posting Komentar